Logo

Ribuan Hektare Sawah di Dapil 5 Indramayu Kekeringan Hingga Banjir Rob Eretan Belum Tertangani, Fraksi Golkar Soroti Kinerja Pemda

Redaktur - mandaNews
Ribuan Hektare Sawah di Dapil 5 Indramayu Kekeringan Hingga Banjir Rob Eretan Belum Tertangani, Fraksi Golkar Soroti Kinerja Pemda

Rapat paripurna penyampaian hasil reses masa persidangan II tahun 2026 dari Fraksi Partai Golkar DPRD Indramayu dibacakan oleh Hj Idah Nuryani SE. (foto/mandanews/red)

Indramayu, MandaNews - Persoalan ribuan hektare sawah yang mengalami kekeringan, distribusi air irigasi, hingga penanganan banjir rob di wilayah Eretan menjadi aspirasi utama yang disampaikan masyarakat kepada anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Indramayu dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 dalam kegiatan reses Masa Persidangan II Tahun 2026.

Aspirasi tersebut disampaikan melalui anggota Fraksi Partai Golkar dari Dapil 5, Siti Aminah dan Abdul Rojak. Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah agar tidak terus berlarut.

Dalam laporannya, Fraksi Partai Golkar menyoroti kondisi ribuan hektare sawah yang mengalami kekeringan tanpa penanganan.

Selain itu, mereka juga menilai belum adanya koordinasi yang terintegrasi antara pemerintah kabupaten hingga tingkat kecamatan dalam mengatasi persoalan tersebut.

"Hal yang disampaikan kepada kami adalah soal ribuan hektar sawah yang kekeringan tanpa penanganan. Tidak adanya kerja yang terintegrasi mulai dari Bupati sampai Camat adalah hal yang kami sayangkan, perlu Bapak tau masyarakat Gabus Wetan beramai-ramai mendatangi kantor kecamatan menuntut jadwal gilir air yang sering kecolongan dan tidak diatur rapi," ungkap Hj Idah Nuryani SE saat membacakan hasil reses masa persidangan II tahun 2026, Senin (20/07/2026).

"Kami sangat menyayangkan dalam situasi genting seperti ini Pak Camat tidak ada di Gabus karena beliau adalah Camat definitif Kandanghaur. Inilah buktinya pemerintahan yang kacau karena dijabat Plt," tambahnya.

Fraksi Partai Golkar juga mengingatkan janji pemerintah daerah kepada masyarakat Eretan yang selama bertahun-tahun terdampak banjir rob.

Hingga saat ini, menurut mereka, belum terlihat adanya proyek yang dibangun pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Selain itu kami mengingatkan janji Bapak kepada warga Eretan, bertahun-tahun desa mereka di serbu banjir rob belum ada penanganan. Mestinya saat sekarang inilah berbuat untuk mereka, merealisasikan janji-janji yang dulu disampaikan. Namun sayangnya sampai saat ini tidak ada satupun proyek yang di bangun oleh Pemda untuk menanggulangi banjir rob," katanya.

Lebih lanjut, Fraksi Partai Golkar menilai perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat Eretan masih belum terlihat. Mereka membandingkan kunjungan Bupati ke sejumlah wilayah lain dengan belum adanya kunjungan ke Desa Eretan.

"Jangankan membangun, datang menyapa mereka saja Saudara Bupati tidak, kalau Pak Bupati datang ke Desa Bulak Lor, ke Gabus Wetan, ke Wirakanan mengapa lupa datang ke Eretan," ujarnya.

Fraksi Partai Golkar berharap persoalan kekeringan, distribusi air irigasi, serta banjir rob dapat segera mendapat perhatian dan penanganan dari pemerintah daerah. (Win/Dwi)