Tak Ada Angkatan 97, Semua Satu Gerbong, Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu Tegaskan Pembenahan dan Tutup Celah Praktik 86

Direktur Utama PERUMDAM Tirta Darma Ayu, H. Nurpan, S.E., M.Si., dalam agenda jumpa pers. (foto/mandanews/dok)
Indramayu, MandaNews - Perumdam Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam memperbaiki tata kelola layanan dan memperkuat integritas internal perusahaan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PERUMDAM Tirta Darma Ayu, H. Nurpan, S.E., M.Si., dalam agenda jumpa pers yang digelar pada Selasa (18/11/2025).
Salah satu fokus utama yang dipaparkan adalah rencana peluncuran sistem pengaduan pelanggan berbasis Android, yang dirancang untuk merespons berbagai keluhan secara cepat, terukur, dan transparan.
“Saya memberitahu juga bahwa PDAM itu sedang membuat software pengaduan berbasis Android. Salah satunya adalah keluhan-keluhan seperti itu langsung dapat ditampung di server kita dan akan kita tindak lanjuti,” ujar Nurpan.
Pernyataan tersebut muncul setelah adanya pertanyaan publik mengenai dugaan praktik “akal-akalan” oknum petugas yang memanfaatkan pelanggan untuk mendapatkan uang tambahan dan kemudian “bermain 86”.
Dengan tegas, Dirut membantah praktik semacam itu. “Enggak ada sudah, enggak ada bermain-main 86 di bawah itu. 86 itu tidak ada istilah di PDAM,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Nurpan teringat dengan istilah angka 97 yang sempat ramai diperbincangkan, kemudian membantah isu yang sempat beredar di sejumlah kanal informasi publik mengenai adanya kelompok “angkatan 97” yang disebut-sebut mengacaukan dinamika internal perusahaan.
“Saya enggak ngerti. 97 juga enggak ada di PDAM itu. Semua satu gerbong, namanya gerbongnya PDAM. Jadi saya sudah tidak ada yang berpikir angka-angka unik-unik gitu, Pak. Gak ada 97. Karena ada yang sering ngomong 97 terus di sini,” tambahnya.
Ia memastikan bahwa seluruh pegawai berada dalam satu sistem, satu kebijakan, dan satu arah kerja yang sama, tanpa adanya pengelompokan berdasarkan angkatan atau kelompok internal apa pun.
Menutup sesi jumpa pers, Nurpan kembali menegaskan bahwa perusahaan sedang bergerak menuju tata kelola yang lebih modern dan akuntabel, terutama dengan hadirnya sistem pengaduan berbasis Android.
“Di saat saya di PDAM, angka-angka yang cenderung menjadi angka-angka unik sudah tidak ada. Kita akan semua terpusat pengaduan-pengaduan seperti tadi, melalui Android, dan akan kita tindak lanjut,” tutupnya.
Dengan pengembangan sistem digital tersebut, PERUMDAM Tirta Darma Ayu berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik, menghilangkan ruang bagi praktik-praktik tidak profesional, serta mempercepat respons terhadap keluhan pelanggan di seluruh wilayah Indramayu. (Red/***)
Bagikan artikel ini: