Bupati Indramayu Mangkir Saat Prabowo Pimpin Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Zoom meeting dipimpin langsung Presiden RI, Prabowo Subianto terkait Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). (foto/mandanews/istimewa)
Indramayu, MandaNews - Saat Presiden RI, Prabowo Subianto memimpin langsung rapat penting terkait Evaluasi Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), justru Bupati Indramayu, Lucky Hakim mangkir dari agenda tersebut, Selasa (25/11/2025).
Padahal, rapat zoom meeting ini bukan sekadar agenda seremonial. Seluruh kepala daerah se-Indonesia diwajibkan hadir untuk memastikan kesiapan pembangunan koperasi merah putih program strategis nasional yang akan bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat.
Namun entah apa alasannya, ketidakhadiran Lucky Hakim masih menjadi tanda tanya besar.
Padahal, program koperasi merah putih harus sudah berdiri pada Januari 2026. Pemerintah daerah dituntut punya komitmen jelas, mulai dari penyediaan lahan hingga kesiapan teknis di lapangan.
Absen dalam rapat sepenting ini jelas memunculkan pertanyaan besar di mana peran pemimpin daerah saat program nasional untuk kepentingan rakyat sedang dikebut.
Ketidakhadiran Bupati Indramayu, Lucky Hakim itu pun memantik kritik keras.
“Sangat disesalkan ketidakhadiran Bupati Indramayu dalam zoom meeting yang dipimpin langsung Presiden Prabowo tersebut,” tegas pengamat sosial dari Universitas Sunan Gunung Djati Cirebon, DR Khaerudin Imawan MSi.
“Apalagi ini menyangkut kebijakan Pemerintahan Presiden Prabowo terkait koperasi merah putih,” sambungnya.
Khaerudin menegaskan bahwa seorang kepala daerah adalah kepanjangan tangan presiden.
Mengabaikan rapat yang membahas program vital seperti koperasi merah putih yang dirancang untuk menjaga ketahanan pangan nasional adalah sikap yang sulit diterima.
“Seharusnya bupati hadir dan memberikan solusi yang terbaik bagi desa desa yang saat ini belum menyiapkan lahan untuk berdirinya koperasi merah putih,” kritiknya lebih lanjut.
Sementara, dalam zoom meeting bersama kepala daerah seluruh Indonesia, Presiden Prabowo menegaskan bahwa bahan-bahan pokok yang menjadi subsidi harus sampai dengan cepat dan tepat kepada warga melalui Koperasi Merah Putih.
Selain itu, sebagai upaya untuk menekan harga bahan pokok, negara dengan tegas memberikan teguran bagi penjual yang mematok harga di atas HET.
“Saya ingatkan kembali sebagai penutup, tujuan utama zoom ini adalah upaya kita untuk mengembalikan arus kekayaan yang mengalir keluar, dikembalikan ke rakyat kita,” ungkap Prabowo.
Informasi yang diperoleh media, dari 317 desa dan kelurahan yang ada di kabupaten Indramayu, baru 60 desa dan kelurahan yang sudah siap untuk menyiapkan lahan untuk pendirian koperasi merah putih.
Rencananya, 60 koperasi merah putih ini siap beroperasi sesuai anjuran presiden Prabowo.
Dalam rapat zoom meeting ini Bupati Indramayu diwakili Sekretaris Daerah, Aep Surahman. (Red/***)
Bagikan artikel ini: