Logo

FORKI CUP Indramayu 2025 Pecahkan Rekor, 420 Karateka Panaskan Arena GOR Bumi Patra

Editor: Tim Redaksi - mandaNews
FORKI CUP Indramayu 2025 Pecahkan Rekor, 420 Karateka Panaskan Arena GOR Bumi Patra

Indramayu, MandaNews - GOR Bumi Patra Indramayu tampak bergemuruh pada Sabtu, 22 November 2025, dengan hadirnya ratusan karateka muda dari berbagai daerah dalam ajang bergengsi Kejuaraan Karate Terbuka FORKI CUP Indramayu 2025.

Suasana penuh semangat dan antusiasme terasa sejak pintu arena dibuka, menandai dimulainya kompetisi karate terbesar yang pernah digelar FORKI Kabupaten Indramayu.

Acara pembukaan dihadiri Bupati Indramayu, Dispora, KONI, KORMI, NPCI, serta delapan perguruan karate yang aktif di Kabupaten Indramayu.

Tahun ini, partisipasi atlet mencatat sejarah baru dengan 420 peserta yang mengikuti pertandingan—jumlah yang bahkan melampaui target panitia.

Ketua Umum FORKI Kabupaten Indramayu, Rudi Lesmana, menjelaskan bahwa FORKI CUP digagas bukan sekadar wadah kompetisi, melainkan upaya strategis dalam membina dan menjaring bibit unggul karateka untuk persiapan menuju kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.

Ia menegaskan bahwa pembinaan berkelanjutan menjadi fokus penting dalam pengembangan karate di Indramayu.

Pada momen pembukaan, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya event olahraga besar ini.

Ia menilai FORKI CUP telah memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang melalui jalur prestasi.

“Mari kita junjung sportifitas dan mari raih prestasi dalam kejuaraan ini dengan menjunjung tinggi sportifitas,” ucap Bupati dalam sambutannya, disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.

Kompetisi mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga senior, dengan dua nomor utama, Kata (jurus) dan Kumite (pertarungan).

Pertandingan kelas usia dini menjadi tontonan yang menarik, dengan sorakan penonton mengiringi ketangkasan para karateka cilik yang tampil penuh percaya diri.

Memasuki kelas junior dan senior, atmosfer arena semakin memanas, memperlihatkan duel teknis dan strategi dari atlet berpengalaman yang menjadi tolok ukur kekuatan karate di Indramayu.

FORKI Kabupaten Indramayu menerapkan standar perwasitan ketat dengan menghadirkan wasit dan juri berlisensi guna menjamin jalannya pertandingan yang objektif dan adil.

Selain sebagai ajang perebutan gelar, kompetisi ini juga menjadi ruang silaturahmi antar-dojo, memperkuat nilai-nilai karate seperti disiplin, rasa hormat, dan persaudaraan.

Seluruh perguruan karate di Indramayu hadir, yaitu BKC, Inkanas, Inkai, Gojukai, Goju-Ass, Budokai, KKI, dan Wadokai.

Para pelatih berharap kejuaraan ini menjadi agenda rutin sebagai pemacu motivasi dan peningkatan prestasi karateka muda Indramayu di masa mendatang. (Win/Dwi)