Logo

Serapan Pupuk Bersubsidi di Indramayu Tembus 78 Persen, Stok Aman hingga Akhir Tahun

Editor: Tim Redaksi - mandaNews
Serapan Pupuk Bersubsidi di Indramayu Tembus 78 Persen, Stok Aman hingga Akhir Tahun

Indramayu, MandaNews - Kabupaten Indramayu, yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional di Jawa Barat, mencatat penyerapan pupuk bersubsidi yang cukup tinggi.

Hingga pertengahan Oktober 2025, realisasi penebusan pupuk bersubsidi mencapai 102.785 ton, atau sekitar 78 persen dari total alokasi 132.132 ton.

Berdasarkan data PT Pupuk Indonesia (Persero) hingga 15 Oktober 2025, serapan pupuk urea tercatat 54.575 ton dari alokasi 73.822 ton (74 persen), NPK sebanyak 48.165 ton dari alokasi 57.918 ton (83 persen), dan ZA sebesar 45 ton dari alokasi 392 ton (11 persen).

GM Regional 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam pemanfaatan pupuk bersubsidi oleh petani di Indramayu.

“Serapan pupuk NPK yang mencapai 83 persen menunjukkan kesadaran petani Indramayu untuk memanfaatkan pupuk subsidi yang telah disediakan pemerintah,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Meski penyerapan tinggi, Ihwan memastikan stok pupuk bersubsidi di Indramayu tetap aman hingga akhir tahun.

“Berdasarkan data per 15 Oktober 2025, stok pupuk di gudang mencapai 13.896 ton, terdiri atas 6.181 ton urea dan 7.715 ton NPK,” katanya.

Sementara itu, SM Regional 2A Pupuk Indonesia, Antonius Yudhi Kristyanto, mengimbau petani yang memiliki alokasi namun belum menebus pupuk agar segera melakukannya menggunakan KTP.

“Dari 165.624 petani yang terdaftar di e-RDKK, sebanyak 129.609 petani telah menebus pupuk bersubsidi, sementara 36.015 petani lainnya belum,” terangnya.

Ia menambahkan, Pupuk Indonesia bersama anak perusahaannya terus melakukan pengawasan dan sosialisasi agar penyaluran pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Kami juga mengingatkan distributor (PPTS) untuk mematuhi ketentuan teknis, termasuk menjual sesuai harga eceran tertinggi (HET),” ujarnya.

Di sisi lain, SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Ade Cahya Kurniawan, mengatakan bahwa sebagai anak usaha Pupuk Indonesia yang menyalurkan pupuk urea di Indramayu, pihaknya terus menjaga keandalan produksi dan kualitas pupuk bagi petani.

“Produktivitas tanaman yang tinggi hanya bisa tercapai jika tanah sehat. Karena itu, kami terus menjaga produksi dan kualitas pupuk, termasuk untuk memenuhi kebutuhan petani di Indramayu,” kata Ade. (Riyan/Win)