Logo

Selama 2,5 Jam Damkar Berjibaku, Kebakaran Lahan Ilalang di Kandanghaur Akhirnya Padam

Redaktur - mandaNews
Selama 2,5 Jam Damkar Berjibaku, Kebakaran Lahan Ilalang di Kandanghaur Akhirnya Padam

Petugas Damkar Pos Patrol memastikan api yang membakar lahan ilalang di Desa Ilir, Kandanghaur, berhasil dikendalikan. (foto/mandanews/dok)

Indramayu, MandaNews - Lahan ilalang di belakang permukiman warga di Jalan Nasional 1, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Rabu (7/10/2026) sore.

Kebakaran tersebut dilaporkan oleh Pemerintah Desa Ilir dan diterima Regu III Damkar Pos Patrol pada pukul 17.50 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 17.53 WIB dan tiba sekitar pukul 18.15 WIB.

Danru III Damkar Pos Patrol, Gatot Nuryadin, mengatakan api tiba-tiba muncul dan membesar hingga membakar lahan ilalang yang berada di belakang permukiman warga.

“Api tiba-tiba muncul membesar membakar lahan ilalang, belum diketahui sumber api dari mana,” kata Gatot dalam laporan penanganan kebakaran.

Setelah tiba di lokasi, petugas mulai melakukan penanganan pada pukul 18.20 WIB. Proses pemadaman berlangsung sekitar 2 jam 30 menit hingga akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 20.50 WIB.

Penanganan dilakukan oleh 10 personel Damkar, termasuk Kabid Damkar Jajat Wibisono, bersama Gatot Nuryadin, Firman H, Muhamad Yusup, M Andri Tri Sumego, Nanda Eka R, Fathul Labib, Dodi N, Basofi Yusup dan Dimas Alfin.

Dalam proses pemadaman, petugas juga mendapat bantuan dari Brigif TP 34 Cakra Buana, Bhabinkamtibmas, MP Kandanghaur serta Pemerintah Desa Ilir.

Jarak yang ditempuh petugas dari Pos Patrol menuju lokasi kebakaran sekitar 13 kilometer. Setelah memastikan api padam dan kondisi dinyatakan aman, petugas meninggalkan lokasi dan tiba kembali di Pos Patrol pada pukul 21.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga penanganan selesai masih belum diketahui dan belum terdapat laporan mengenai kerugian akibat peristiwa tersebut.

Gatot mengatakan, penanganan dilakukan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan menjalar ke area permukiman warga di sekitar lokasi.

“Situasi akhir, api berhasil dipadamkan,” tutupnya. (Win/Dwi)