Logo

DEMA IAI PDK Gelar Diskusi Publik, Soroti Persoalan Tanah dan Ruang Hidup di Hari Jadi Indramayu ke-499

Redaktur - mandaNews
DEMA IAI PDK Gelar Diskusi Publik, Soroti Persoalan Tanah dan Ruang Hidup di Hari Jadi Indramayu ke-499

DEMA IAI Pangeran Dharma Kusuma Indramayu menggelar diskusi publik bertajuk “Perlawanan Warga Indramayu” untuk membahas persoalan tanah, kampung, sejarah, dan ruang hidup masyarakat bertepatan dengan Hari Jadi Indramayu ke-499. (foto/mandanews/win)

Indramayu, MandaNews - Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma (IAI PDK) Indramayu menggelar diskusi publik yang menyoroti sejumlah persoalan masyarakat di Kabupaten Indramayu, Rabu (07/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan momentum Hari Jadi Indramayu ke-499 tahun. Diskusi mengangkat tema “Perlawanan Warga Indramayu: Gemah, Ripah, Loh Digusuri?” dengan subtema “499 Tahun Dharma Ayu Nagari: Ketika Sejarah, Tanah, Kampung serta Ruang Hidup Dipertaruhkan.”

Diskusi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan tanah, kampung, sejarah serta ruang hidup masyarakat Indramayu.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, yakni Supriyanto dari Aliansi Masyarakat Eretan Wetan Bersatu, Ali Imron Ramdhan selaku demisioner Ketua PMII Komisariat Al-Amin, Eri Irawan dari Jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (JATAYU) dan Ojas Andhakara, serta Fahmi Labib dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI).

Diskusi tersebut juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk melihat persoalan pembangunan dan kehidupan masyarakat dari berbagai sudut pandang, khususnya terkait keberadaan ruang hidup masyarakat di tengah perkembangan wilayah.

Melalui tema yang diangkat, DEMA IAI PDK berupaya menghadirkan pembahasan kritis mengenai kondisi Indramayu di usia yang ke-499 tahun. Persoalan sejarah, tanah, kampung dan lingkungan menjadi bagian yang dibicarakan dalam forum tersebut.

Kegiatan diskusi publik tersebut masih berlangsung hingga berita ini diunggah. (Win/Dwi)