Legislator PKB Raih Penghargaan LLI Jabar, RSUD Indramayu Dipuji Hadirkan Paviliun Khusus Lansia

Penyerahan penghargaan kepada Imron Rosadi. (foto/mandanews/red)
Indramayu, MandaNews - Komitmen terhadap pelayanan ramah lansia di Kabupaten Indramayu mendapat sorotan positif.
Legislator PKB yang juga Ketua Komisi II DPRD Indramayu Imron Rosadi, bersama RSUD Indramayu menerima penghargaan dari Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Jawa Barat, pada Senin (4/5/2026) berlangsung di RSUD Indramayu.
Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dalam mendorong hadirnya layanan kesehatan khusus bagi pasien lanjut usia (lansia), termasuk penyediaan paviliun khusus lansia di RSUD Indramayu.
Imron Rosadi dinilai memiliki peran penting dalam mendorong rumah sakit daerah tersebut menghadirkan layanan geriatri yang lebih manusiawi dan terintegrasi.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pemicu agar rumah sakit lain bisa mencontoh pelayanan yang sudah dilakukan RSUD Indramayu,” ujar Imron, Selasa (05/05/2026).
Pelayanan geriatri yang diterapkan RSUD Indramayu merujuk pada amanat Permenkes Nomor 79 Tahun 2014, yang mengatur kewajiban rumah sakit dalam memberikan layanan terpadu, holistik, multidisiplin, dan interdisiplin bagi pasien lansia dengan berbagai penyakit.
Di RSUD Indramayu, layanan tersebut diwujudkan secara nyata. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan laboratorium, hingga penanganan medis dilakukan secara terpadu dalam satu alur pelayanan yang dikawal khusus oleh petugas.
Pasien lansia juga ditempatkan di ruang tunggu khusus yang nyaman dan sejuk. Di ruang tersebut, pengambilan sampel darah hingga pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan tanpa harus berpindah tempat.
“Semua tindakan awal, baik keperawatan maupun laboratorium, dilakukan di ruang khusus lansia dengan suasana yang ramah dan nyaman,” kata Imron.
Selain itu, pasien lansia mendapatkan fasilitas tambahan berupa makanan ringan dan minuman selama menunggu pemeriksaan.
Setelah proses awal selesai, pasien diarahkan ke poli sesuai dengan jenis penyakitnya, dengan pendampingan petugas.
Menurut pengurus LLI Jawa Barat, pelayanan seperti ini menjadi yang pertama di Jawa Barat.
“Ini pertama kalinya kami menemukan rumah sakit di Jawa Barat yang memberikan pelayanan spesial dan terintegrasi bagi lansia seperti di RSUD Indramayu,” ungkap perwakilan LLI Jawa Barat.
Kunjungan LLI Jawa Barat ke RSUD Indramayu dilakukan untuk memastikan efektivitas pelayanan lansia di lapangan.
Hasilnya, mereka menilai layanan tersebut berjalan sangat baik dan layak diapresiasi.
“Kami melihat langsung di lapangan, pelayanannya luar biasa. Karena itu kami memberikan penghargaan kepada RSUD Indramayu dan Ketua Komisi II DPRD Indramayu,” ujarnya.
Imron berharap, penghargaan ini menjadi dorongan bagi rumah sakit lain untuk menghadirkan layanan serupa, dengan menyesuaikan kearifan lokal dan kemampuan masing-masing.
“Regulasinya sudah jelas. Tinggal bagaimana kita melaksanakannya secara maksimal dan penuh kepedulian,” tegasnya.
Ia menambahkan, lansia merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, terutama saat sakit.
Tanpa pelayanan yang ramah dan efisien, mereka berpotensi mengalami kelelahan akibat proses layanan yang panjang.
“Secara fisik, lansia sudah memiliki keterbatasan. Kalau tidak dilayani secara spesial, mereka bisa kelelahan dan kebingungan,” kata Imron.
Lebih jauh, Imron juga menyinggung harapan hidup para lansia yang sederhana namun bermakna.
“Ketika muda ingin bekerja, ketika tua ingin bahagia, dan saat meninggal berharap masuk surga. Ini cita-cita yang sangat mulia,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada LLI Jawa Barat dan Kabupaten Indramayu atas apresiasi yang diberikan.
“Semoga ini menjadi semangat bagi kami di Komisi II untuk terus mendorong kebijakan yang lebih manusiawi bagi para lansia,” ucapnya. (Win/Dwi)
Bagikan artikel ini: