PKB Indramayu Siapkan Strategi Dini Hadapi Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD

Ketua DPC PKB Indramayu, Amroni saat sambutan acara konsolidasi internal di Sekretariat PKB Indramayu. (foto/mandanews/win)
Indramayu, MandaNews - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu mulai mempersiapkan langkah strategis menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Ketua DPC PKB Indramayu Amroni mengatakan, pihaknya telah diundang dam mempresentasikan didepan pengurus PKB tingkat Jawa Barat untuk memaparkan rencana strategis pemenangan pada pemilu mendatang.
Menurut dia, PKB Indramayu menjadi salah satu daerah yang diminta melakukan persiapan menghadapi kontestasi politik tersebut.
“Kami diminta memaparkan rencana strategis kemenangan untuk pemilu yang akan datang. PKB Indramayu diminta lebih cepat untuk mempersiapkan diri,” kata Amroni saat konsolidasi internal DPC PKB Indramayu, Sabtu (14/03/2026).
Ia menjelaskan, persiapan lebih awal diperlukan mengingat potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya organisasi yang dimiliki PKB di daerah tersebut sudah cukup terpetakan.
Karena itu, kata dia, salah satu strategi yang ditempuh adalah PKB Indramayu bergerak lebih cepat.
“Langkah kita harus lebih cepat. Mudah-mudahan dengan langkah yang lebih cepat ini, kekuatan PKB akan semakin bertambah untuk mempersiapkan diri pada pemilu yang akan datang,” ujarnya.
Dalam rencana strategis tersebut, PKB Indramayu menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Indramayu.
Amroni menyebutkan, target minimal yang ingin dicapai adalah 13 kursi, sedangkan target maksimal mencapai 15 kursi sehingga PKB dapat menjadi partai pemenang di daerah tersebut.
“Target kami 15 kursi. Dengan 13 kursi saja kami sudah optimistis, apalagi kalau 15 kursi tercapai, PKB bisa menjadi pemenang di Kabupaten Indramayu,” katanya.
Ia menambahkan, strategi pemenangan tersebut disusun berdasarkan analisis terhadap hasil pemilu sebelumnya serta dinamika politik yang berkembang saat ini.
Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah memperkuat identitas dan citra partai di tengah masyarakat.
Menurut Amroni, selama ini PKB masih banyak mengandalkan figur calon dalam kontestasi pemilu. Ke depan, partai ingin memperkuat pengenalan masyarakat terhadap PKB sebagai institusi politik.
“Selama ini bahwa PKB masih mengandalkan figur calon, belum sepenuhnya mengandalkan kekuatan partai. Karena itu kami ingin memperkuat identitas partai terlebih dahulu,” ujarnya.
Upaya tersebut akan dilakukan melalui berbagai kegiatan partai yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, seperti kalangan muda, petani, nelayan, dan kelompok profesi lainnya.
Ia menilai, penguatan basis sosial tersebut memerlukan soliditas organisasi serta dukungan sumber daya yang kuat dari seluruh pengurus dan kader partai di Kabupaten Indramayu.
“Melalui berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat, kami berharap kehadiran PKB semakin dirasakan sehingga ke depan masyarakat lebih mengenal dan mendukung PKB,” kata Amroni. (Win/Dwi)
Bagikan artikel ini: